JAKARTA, investor.id – Tiga bursa utama Eropa yakni London, Frankfurt, dan Paris serempak ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (7/2/2020).
Dimulai dari London dilaporkan, saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (7/2/2020), terutama tertekan saham perusahaan jasa kesehatan dengan acuan Indeks FTSE 100 di Bursa Saham London turun 0,51% atau 38,09 poin, menjadi 7.466,70 poin.
NMC Health, perusahaan penyedia layanan kesehatan swasta, menjadi saham berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya anjlok 22,22%.
Diikuti oleh saham perusahaan jasa keuangan Hargreaves Lansdown yang jatuh 6,09%, serta perusahaan pertambangan tembaga Antofagasta turun 3,61%.
Sementara itu, Smurfit Kappa Group, sebuah perusahaan pengemasan bergelombang terkemuka, melonjak 3,23%, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan investasi global berbasis di Inggris Standard Life Aberdeen yang meningkat 1,93%, dan perusahaan distributor produk pipa dan pemanas multinasional Ferguson naik 1,72%.
Sedangkan dari Frankfurt terpantau, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (7/2/2020), tertekan penurunan sektor otomotif dengan acuan Indeks DAX-30 di Bursa Saham Frankfurt berkurang 0,45% atau 61,01 poin, menjadi 13.513,81 poin.
Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30 tercatat 22 saham mengalami penurunan harga, sementara hanya delapan saham yang naik.
Daimler, perusahaan otomotif terkemuka Jerman kehilangan 2,70%, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.
Disusul oleh saham perusahaan produsen otomotif BMW yang merosot sebesar 2,47%, dan perusahaan produsen otomotuf lainnya Volkswagen, turun 2,34%.
Di sisi lain, Deutsche Bank, perusahaan perbankan terkemuka Jerman, terangkat 2,14%, menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham kelompok perusahaan energi RWE yang menguat 0,87%, serta perusahaan yang memproduksi mesin pesawat terbang MTU Aero naik 0,73%.
Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 269,0 juta euro (US$ 295 juta).
Demikian juga saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (7/2/2020), dipimpin oleh perusahaan minyak dan gas, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Saham Paris melemah 0,14% atau 8,43 poin, menjadi 6.029,75 poin.
Perusahaan minyak dan gas global TechnipFMC kehilangan 3,65%, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.
Diikuti oleh saham perusahaan desain produk 3D yang berbasis di Prancis Dassault Systemes yang merosot 2,88%, dan perusahaan produsen mobil Renault turun 2,87%.
Sementara itu, BNP Paribas, kelompok perusahaan perbankan internasional Prancis, terangkat 2,82%, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal S.A. yang menguat 2,75%, serta perusahaan komponen kedirgantaraan dan pertahanan multinasional Prancis Safran naik 1,80%.
Sumber : ANTARA
"bursa" - Google Berita
February 08, 2020 at 09:12AM
https://ift.tt/2Sb3wd7
Tiga Bursa Utama Eropa Jumat Berakhir Negatif - Investor Daily
"bursa" - Google Berita
https://ift.tt/2Nd6yfP
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Tiga Bursa Utama Eropa Jumat Berakhir Negatif - Investor Daily"
Post a Comment